Menikmati Hari Pertama Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Cuti melahirkan sudah habis, dan besok adalah hari pertama bekerja. Simak panduannya agar semangat dan siap.

working mom first day

Berpisah dengan anak dan meninggalkannya di rumah, saat harus kembali bekerja memang bukan hal yang mudah. Begitu banyak perasaan dan pikiran yang dapat muncul menjelang hari pertama bekerja. Rasa bersalah, lega, gelisah, tegang, takut kehilangan momen bersama si kecil, dan sebagainya.

Kabar baiknya, akhir dari cuti melahirkan tidak seburuk yang Anda bayangkan, bukanlah akhir dari segalanya. Ada begitu banyak cara yang bisa memompa semangat Anda untuk kembali ke kantor, tetap tenang bekerja, dan siap menghadapi rutinitas baru sebagai ibu bekerja. Berikut ini adalah beberapa strateginya. Selamat mencoba!

Jangan Berharap Terlalu Banyak Pada Diri Anda Sendiri

Poin ini diungkapkan oleh Jessica Chivers, penulis buku ‘Mothers Work! How to Get a Grip on Guilt and Make a Smooth Return to Work’. Katakan pada diri Anda, bahwa ini merupakan masa transisi sehingga tak mungkin semuanya langsung berjalan lancar dan sempurna. Menurut Jessica, dibutuhkan sekitar tiga bulan untuk tenang dan lancara kembali, jadi beri diri Anda ekspektasi yang rendah pada pencapaian Anda di hari pertama. Dengan begini, Anda tidak memberikan tekanan yang terlalu besar pada diri Anda sendiri. 

Persiapkan Di Malam Sebelumnya

Apakah itu keperluan Anda, perlengkapan untuk memompa ASI di kantor, atau kebutuhan bayi selama Anda bekerja, persiapkanlah di malam sebelum Anda kembali bekerja. Tentu tidak akan menyenangkan bila persiapan Anda kurang matang. Pasalnya, hal tersebut akan dapat membuat Anda semakin stres di pagi hari. Apalagi jika Anda sudah gugup. Jessica menyarankan, di pagi hari sebelum Anda bekerja, ada baiknya bila suami atau pengasuh anak membawa anak ke kamar agar Anda bisa fokus untuk bersiap-siap kerja. 

Yakinlah Anda Tak Akan Tergantikan

Menurut Suzanne Riss dan Teresa Palagano, penulis buku ‘Working Mom Survival Guide: How to Run Around Less & Enjoy Life More’, meski anak menghabiskan waktu bersama pengasuh anak atau nyaman berada di daycare (tempat penitipan anak), Anda tak akan tergantikan. Anak akan tetap menyayangi Anda selayaknya hubungan anak dan ibu. Percayalah, kehadiran pengasuh dalam hidup anak bukan untuk menggantikan posisi Anda, namun hanya menambah daftar orang yang menyayangi dan memperhatikan anak. 

Berkomunikasi Dengan Pengasuh Anak

Agar Anda lebih tenang di kantor, jangan lupa untuk menginformasikan pada pengasuh anak, keadaan anak seperti apa saja yang perlu Anda ketahui. Seperti, jika anak menangis tak terkendali, terbentur, terjatuh, flu, demam, diare, atau menolak makan. Hubungi pengasuh anak, 1 atau 2 kali dalam sehari untuk mengetahui kabar.

Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anda

Misalnya, dengan mengenakan kemeja baru, memakai lipstik berwarna cerah, atau apa pun yang bisa membuat Anda merasa lebih percaya diri. “Tidak harus sesuatu yang besar atau berlebihan. Yang penting dapat membantu Anda menciptakan perbedaan di pikiran Anda antara kehidupan di rumah dan kantor,” kata Jessica.

Atur Emosi

Apakah itu karena Anda merindukan si kecil atau sedang kewalahan dengan pekerjaan di hari pertama, sangat wajar bila Anda merasakan emosi-emosi negatif. Tapi, jangan sampai emosi negatif tersebut ‘menguasai’ diri Anda. Jessica menyarankan untuk melangkah keluar kantor, mencari udara segar, tarik napas dalam, dan akui bahwa Anda sedang merasa kewalahan atau kesulitan. Hubungi suami, sahabat, atau keluarga untuk mengobrol sebentar bila perlu, dan kemudian kembalilah ke dalam kantor. 

Nikmatilah Waktu Makan Siang Anda

Waktu makan siang bisa menjadi waktu yang menyenangkan bagi Anda dan rekan kerja. Setelah sekian lama absen makan siang bersama, ini saatnya Anda bersenang-senang kembali dengan mereka. Anda bisa menjadi pendengar yang baik dan mendengarkan kabar teman-teman Anda atau cerita di kantor yang Anda lewatkan. Atau, berbagi kisah seputar pengalaman Anda menjadi ibu baru. 

0 Komentar