Revalina S. Temat Pilih Layanan Vaksin ke Rumah untuk Putranya

Meski harus #dirumahaja, kini bayi Anda bisa tetap mendapatkan vaksin sesuai jadwal, tanpa perlu keluar rumah. Seperti yang dijalankan oleh aktris, Revalina S.Temat ini.

ZAP Clinic Memberikan Layanan Vaksin ke Rumah

Kini, membawa anak ke klinik atau layanan kesehatan lainnya, untuk mendapatkan imunisasi bukanlah keputusan yang mudah bagi para orang tua, terutama orang tua baru. Pergi ke luar rumah dan mendatangi fasilitas umum di tengah pandemi dapat memperbesar potensi anak terpapar virus. Namun di sisi lain, imunisasi merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun menyatakan bahwa imunisasi anak sebaiknya tidak ditunda, terutama bagi bayi atau anak yang masih sangat rentan.

“Dalam situasi pandemi seperti saat ini, sebaiknya imunisasi dilaksanakan sesuai jadwal dan sebelum anak terpapar berbagai penyakit menular agar membantu pembentukan kekebalan tubuh anak. Selain itu, imunisasi juga membantu melindungi anak-anak lain di sekitar lingkungan. Sebagai ilustrasi, satu orang anak penderita campak bisa menulari hingga 18 anak lainnya. Dalam pemberian imunisasi, harus juga diperhatikan untuk memisahkan anak yang sehat dan sakit, serta mengatur durasi anak berada di luar rumah,” kata konsultan pediatri ZAP Clinic dr. Citra Amelinda, Sp.A, IBCLC, M.Kes, dalam ZAP Virtual Pers Conference 2020, Rabu (4/6).

Solusi pemberian vaksin pada anak yang aman

Aktris Revalina S.Temat merupakan salah satu ibu yang mencari cara bagaimana putra bungsunya, Rajendra (1,5), bisa tetap mendapatkan vaksin sesuai jadwal, namun dengan cara yang aman. “Waktu itu Rajendra harusnya vaksin di umur 1 tahun 3 bulan, tapi pas lagi maraknya virus corona, jadi aku bingung mau ke mana. Soalnya, dokternya Rajendra itu praktik di rumah sendiri, dan aku tidak tahu apakah beliau tetap berpraktik. Kemudian, saya sempat melihat di Instagram, ternyata ZAP punya (vaksin) home service. Langsung saja saya kontak,” cerita Revalina.Sebagai klinik kecantikan khusus wanita, ZAP berinovasi untuk membantu memberikan solusi bagi para ibu yang ingin buah hatinya tetap mendapatkan imunisasi yang aman di tengah pandemi ini. Itulah yang menjadi alasan ZAP Clinic kini memperkenalkan layanan kesehatan ZAP Health. Layanan kesehatan terbaru dari ZAP ini menyediakan imunisasi lengkap bagi anak usia 0-18 bulan dan ditangani langsung oleh dokter, setiap hari mulai pukul 09.00-12.00 siang di seluruh jaringan klinik ZAP. Sedangkan untuk brand premium ZAP Premiere, terdapat dokter spesialis pelayanan kesehatan Anak dengan layanan yang lebih lengkap.

Revalina mengatakan, setelah berhasil menghubungi ZAP Health, selanjutnya dokter anak dari ZAP melakukan sesi konsultasi melalui video secara daring dengan Revalina dan anak bungsunya. “Saat video call itu, dokter menanyakan apa saja vaksin yang sudah didapatkan Rajendra. Kondisi Rajendra pun diperiksa, apakah sehat atau tidak, dan ada keluhan lain atau tidak. Dokter spesialis anak merekomendasikan vaksin apa saja yang diperlukan oleh Rajendra. Setelah konsultasi, lalu mengatur tanggal untuk jadwal vaksin datang ke rumah. Pas datang ke rumah, dokter dan susternya lengkap dengan face shield, masker, dan sarung tangan. Mereka bawa hand sanitizer juga. Persiapan mereka luar biasa. Menurut saya, bagi orang tua yang takut pergi keluar untuk vaksin anak, ZAP Home Service ini sangat bagus. Makanya, saya pilih untuk vaksin Rajendra.” Menurut CEO ZAP Clinic Fadly Sahab, ZAP berusaha menjalankan standar keamanan sebaik mungkin. “Dengan adanya layanan ZAP Health, kami berharap dapat memperluas akses terhadap imunisasi anak, sehingga para ibu dapat menjalankan imunisasi sesuai jadwal untuk sang anak. Standar keamanan selalu diterapkan, baik di ZAP Clinic ataupun ZAP Premiere, sehingga dapat menjadi alternatif fasilitas kesehatan yang aman dan nyaman untuk melayani kesehatan anak. Karenanya untuk saat ini kami hanya melayani anak yang dalam kondisi sehat,” jelas Fadly dalam ZAP Virtual Press Conference 2020.

Jaga anak dari virus ala Revalina

Selain tetap memberikan vaksin pada buah hatinya sesuai jadwal, Revalina juga memiliki cara lain untuk melindungi Rajendra dan kakaknya dari virus corona. “Yang pasti selama masa pandemi ini, saya jarang sekali bawa anak-anak ke luar rumah. Asupan mereka juga selalu saya jaga. Dengan makan buah, minum vitamin, dan berjemur. Saya juga meminimalisir anak-anak untuk bertemu dengan orang-orang,” jelasnya pada Parentstory. Bila Anda ingin melakukan hal yang sama seperti Revalina, yaitu memberikan imunisasi pada si kecil, tapi tak ingin menjalankannya di rumah, Anda dapat membawa si kecil ke klinik ZAP. Tenang saja, prosedur imunisasi di ZAP Clinic dan ZAP Premiere diberlakukan secara ketat untuk mencegah penularan virus. Anak serta satu orang pengantar harus dalam kondisi sehat dan prima, tidak demam, flu, batuk, memiliki ruam kemerahan, atau sedang diare.

Pengantar harus melakukan reservasi jadwal vaksin terlebih dulu dan harus datang tepat waktu, serta dianjurkan menunggu dari dalam mobil jika diperlukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan physical distancing selalu terjaga di dalam klinik. Pengunjung juga diwajibkan menggunakan hand-sanitizer, diperiksa suhu badan oleh petugas, dan selalu diminta memakai masker selama berada di area klinik. Prosedur yang sama juga berlaku bagi para dokter dan staf yang akan melayani pelanggan. Saat melakukan tindakan, mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa masker, face shield, nurse hair cap, dan sarung tangan steril. Tempat tidur di dalam klinik selalu disemprot oleh cairan disinfektan serta diberi lapisan alas disposable sekali pakai untuk setiap pelanggan.

Jenis imunisasi anak yang tersedia pada layanan ZAP Health cukup lengkap sesuai dengan rekomendasi IDAI untuk anak usia 0-18 bulan. Mulai dari influenza, hepatitis A & B, polio, BCG, campak, pentavalen, MMR, tifoid, rotavirus, pneumokokus, varicella, dan Japanese Encephalitis. Pemberian vaksin dilakukan oleh dokter dengan durasi kunjungan hanya sekitar sepuluh sampai lima belas menit. Selain itu, jika diperlukan para ibu juga dapat melakukan konsultasi dengan para dokter spesialis anak yang juga tersedia secara online.