Banner Promo Image
Menangkan iPhone 11 dengan bergabung di Parentstory!
Daftar Sekarang

Tanya Pakar: Benarkah Madu Bisa Meningkatkan Imunitas?

Minum madu dengan takaran yang tepat bisa membantu imun tubuh bekerja lebih optimal.

Madu untuk Daya Tahan Tubuh selama Pandemi

Ketika pandemi melanda, semua orang mulai fokus untuk menjaga daya tahan tubuh, agar tidak jatuh sakit. Jadi, tidak heran kalau semenjak Covid-19 menginfeksi seluruh dunia, salah satu topik pembicaraan yang tidak pernah surut adalah tentang minuman serta makanan yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Dan, salah satu pertanyaan yang sering diajukan setiap kali ada diskusi tentang cara alami meningkatkan imunitas tubuh adalah, benarkah madu bisa meningkatkan imunitas?

Beragam Kandungan Mikronutrien Madu Dapat Meningkatkan Imunitas Tubuh

Dokter spesialis gizi klinis, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes., SpGK., menjelaskan, menurut penelitian yang dilakukan pada 2019, madu memang kaya mikronutrien, mulai dari magnesium, kalsium, zat besi, fosfor, kalium, natrium, dan seng. Tak hanya itu, vitamin yang ada di dalam madu pun cukup lengkap, yaitu B2, B3, B5, B6, B9, dan C. “Tidak hanya mikronutrien dan vitamin, di dalam madu juga terdapat enzim glucose oxidase yang juga berperan untuk menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, serta virus. Dan madu juga mengandung prebiotic fructooligosaccharide (FOS) yang merupakan makanan bagi bakteri baik,” jawab dr. Diana yang berpraktik di RS Pondok Indah (RSPI) – Bintaro Jaya ini. Bicara tentang bakteri baik, dr. Diana juga menyebutkan, kalau 70% sistem imunitas manusia dipengaruhi oleh kondisi saluran cerna. Sehat tidaknya saluran cerna sangat tergantung pada dominasi bakteri baik di dalam usus halus. “Bakteri baik inilah yang nantinya membuat floral normal di dalam usus. Jika floral normal, maka bakteri baik menyempurnakan kemampuan imunitas tubuh untuk melawan berbagai penyakit,” ucapnya pada webinar bertajuk “Gizi Baik untuk Meningkatkan Imunitas” yang digelar RSPI beberapa waktu lalu.

Inilah Dosis Tepat Mengonsumsi Madu untuk Anak dan Dewasa

Mengetahui madu bisa berdampak positif dalam meningkatkan imunitas tubuh, bukan berarti cara mengonsumsinya bisa sesuka hati. “Hal yang harus diingat, fungsi madu adalah suplementasi. Jadi, jika kita tidak menerapkan pola makan seimbang dan hidup sehat, maka segala manfaat madu tidak akan dinikmati oleh tubuh kita.” Selain itu mengonsumsi madu juga harus dengan takaran yang tepat, jika dikonsumsi secara berlebihan, justru dapat menimbulkan penyakit di dalam tubuh. Adapun dosis ideal mengonsumsi madu untuk orang dewasa adalah 1-2 sendok makan setiap hari. “Ingat juga kalau madu tidak boleh diberikan kepada anak di bawah 1 tahun,” tegas dr. Diana.

Selain Madu, Susu Juga Bisa Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tidak hanya madu, susu juga memiliki manfaat yang sama dengan madu, yaitu meningkatkan imunitas tubuh. Adalah asam amino esensial yang ada di dalam susu yang dapat meningkatkan kerja imunitas dalam menghalau beragam virus dan bakteri yang ingin merusak tubuh. Asam amino esensial adalah protein hewani yang merupakan protein baik bagi tubuh. Adapun takaran konsumsi susu yang ideal untuk orang dewasa adalah, 200-250 miligram per harinya. Tapi khusus untuk orang dewasa yang memiliki masalah dengan lemak tubuh, seperti obesitas dan kelebihan berat badan atau overweight, dr. Diana menyarankan untuk memilih varian susu rendah lemak, seperti susu skim atau low fat milk. “Tapi kalau tidak ada masalah dengan lemak tubuh dan berat badan masih ideal, maka boleh mengonsumsi susu full cream.” Demikian dr. Diana menyarankan. 

Kenali Makanan yang Dapat Mengacaukan Kerja Imunitas Tubuh

Selain memberitahu kalau madu dapat meningkatkan imunitas tubuh, dr. Diana juga menyebutkan ada makanan-makanan tertentu yang harus dihindari. Apa saja? Makanan dengan kandungan gula sederhana yang tinggi, seperti biskuit dan cake. Lalu, makanan dengan kandungan lemak trans atau trans fat yang tinggi seperti makanan olahan, pizza, burger, dan nugget. Selain itu, makanan tinggi garam, seperti makanan kalengan serta makanan yang diawetkan. Mengapa makanan-makanan itu harus dihindari? “Karena makanan-makanan itu ketika kita konsumsi justru akan memicu terjadinya inflamasi atau peradangan dalam tubuh. Jika tubuh mudah mengalami inflamasi, maka artinya imunitas tubuh tidak bekerja dengan optimal,” jawabnya. 

Temukan pilihan aktivitas, kelas, dan kegiatan edukatif untuk anak dan orang tua, serta beragam artikel menarik seputar kesehatan, parenting, dan gaya hidup keluarga modern. Download aplikasi Parentstory sekarang di App Store dan Google Play Store.