Work From Home? Ini Trik Menjalaninya Bersama Anak, Berapapun Usianya!

Penyebaran virus corona mendorong para orang tua untuk harus bekerja dari rumah. Namun, bekerja sambil mengasuh anak bukanlah hal mudah. Siasati hal tersebut dengan beberapa strategi untuk menghadapi anak dari segala tahapan usia.

strategi work from home dengan anak dari segala usia

Jika situasi Anda selama bekerja dari rumah atau WFH (work from home) berjalan kurang menyenangkan, Anda tidak sendirian. Sebagian besar orang tua yang melakukan WFH sambil mengasuh balita atau membimbing anak belajar dari rumah juga merasakan hal serupa. Anak-anak yang menuntut perhatian Anda sepanjang waktu di tengah conference call, email berisi revisi tanpa akhir, dan deadline yang ketat, bukanlah mitos belaka. Ini hal yang sangat nyata dan mungkin tak mudah untuk Anda lalui.

Apalagi setelah situasi tanggap darurat di Ibukota telah ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta, anjuran untuk memperpanjang masa WFH serta aturan pembelajaran di rumah pun diberlakukan. Ini berarti Anda dan keluarga akan terus berada di rumah selama aturan tersebut berlaku, sambil terus berusaha menjaga urusan rumah tangga, pengasuhan anak, dan beban kerja Anda. Tapi, jangan panik dulu! Simak strategi agar sukses bekerja dari rumah bersama bayi hingga remaja berikut ini.

WFH bersama bayi

  • Gendong bayi menggunakan alat gendong yang nyaman untuk si kecil dan Anda. Ini sangat membantu Anda untuk dapat bekerja sambil mengasuh bayi.
  • Jadwalkan waktu conference call di jam-jam tidur bayi.
  • Cobalah bekerja sebelum bayi bangun tidur di pagi hari.
  • Gunakan platform yang dapat diakses dari perangkat yang berbeda. Sehingga, pekerjaan Anda bisa diselesaikan baik di smartphone, laptop, atau tablet.
  • Temukan tools yang dapat memudahkan pekerjaan Anda. Misalnya, Dictate, yaitu add-in gratis untuk program Office Word, PowerPoint, dan Outlook yang memungkinkan penggunanya untuk mengkonversikan suara menjadi teks.
  • Maksimalkan waktu tidur siang bayi Anda dengan fokus bekerja.
  • Jelaskan situasi Anda dengan jujur dan apa adanya pada rekan kerja.

WFH bersama balita

  • Ciptakan satu area bermain untuk anak di dekat Anda atau yang berada dalam pengawasan Anda. Lengkapi dengan permainan atau activity book menarik. Lalu, beri semangat padanya untuk bermain sendiri.
  • Longgarkan aturan screen time. Bila sebelumnya hanya 5 menit, mungkin Anda dapat memberi tambahan waktu lebih lama dari biasanya.
  • Bangunlah lebih pagi agar bisa menyelesaikan 1 hingga 2 to-do-list sebelum si kecil bangun dari tidurnya.
  • Rencanakan meeting lewat video call atau pekerjaan yang membutuhkan perhatian penuh selama waktu tidur siang anak.
  • Siapkan camilan di pagi hari untuk satu hari penuh, bagi ke beberapa wadah yang berbeda. Makan snack bisa membuat anak duduk diam dan fokus dalam beberapa saat.
  • Menyewa pengasuh anak atau meminta bantuan orang tua. Terutama di hari-hari yang sibuk, seperti saat ada beberapa jadwal conference call atau di waktu deadline pekerjaan.
  • Bila kedua orang tua melakukan WFH, buatlah jadwal untuk bergantian menjaga anak.
  • Buatlah jadwal istirahat setiap beberapa jam sekali sebagai quality time dengan anak. Manfaatkan waktu ini untuk memberi perhatian seutuhnya untuk si kecil.

WFH bersama anak usia sekolah

  • Aturlah virtual playdate dengan teman anak. Misalnya, video call dengan teman sekelasnya.
  • Buatlah jadwal setiap sehari untuk menyesuaikan jadwal anak layaknya di sekolah. Dari mandi pagi, sarapan, mulai mengerjakan tugas sekolah, snack time, waktu berkreasi, makan siang, dan sebagainya.
  • Bila ada jadwal panggilan telepon yang penting, siapkan film atau serial sesaat sebelum waktu tersebut.
  • Cari game online yang edukatif dan mendukung program belajar anak di rumah.
  • Rancang area bermain di sekitar Anda lengkap dengan alat pendukungnya. Seperti Lego, activity book, puzzle, buku menggambar, dan mewarnai. Minta anak untuk bermain sendiri selama waktu yang telah disepakati.
  • Beri perhatian penuh pada anak ketika sedang membimbingnya mengerjakan tugas atau saat beraktivitas bersama.
  • Bicarakan pada anak tentang situasi yang sedang Anda hadapi dan mintalah kerjasamanya. Misalnya, saat Anda sedang virtual meeting, minta anak untuk beraktivitas sendiri dan tidak membuat keributan.
  • Tetapkan daily-goal untuk tugas sekolah anak dan beri penghargaan bila anak berhasil menyelesaikannya.

WFH bersama remaja

  • Awasi screen time anak untuk memastikan itu juga digunakan sebagai media pendukung dalam mengerjakan tugas sekolah.
  • Tetapkan batas yang jelas untuk waktu bermain game atau menonton YouTube.
  • Buat jadwal harian di hari kerja seperti jadwal sekolahnya.
  • Buat ruang terpisah untuk Anda bekerja.
  • Di waktu mengerjakan tugas, Anda perlu mengeceknya dan menanyakan apakah anak butuh bantuan sambil mengawasi progres tugas anak.
  • Bicarakan rencana anak di hari tersebut setiap pagi. Tanyakan padanya apa rencananya di hari itu, termasuk kapan waktu mengerjakan tugas sekolah, tugas rumah tangga, waktu chat dengan teman, screen time, dan off-screen time.
  • Ceritakan pula jadwal Anda di hari ini pada anak, terutama bila ada jadwal-jadwal penting.
  • Gunakan waktu istirahat Anda untuk melakukan kegiatan bersama anak. Seperti, makan siang bersama sambil mengobrol, menonton serial pendek, membaca buku, dan sebagainya.
0 Komentar